Filed under: id/General
Sang “pakar telematika” katanya menemukan versi lain dari lagu Indonesia Raya, dan katanya semoga ini menjadi hadiah bagi RI di bulan Agustus ini:
Lagu Indonesia Raya Versi Pertama Ditemukan di Server Belanda
Inilah Lirik Lagu Pertama Versi Pertama
Duh, ada yang bisa tolong ajarin “sang pakar telematika” ini untuk ikutan milis, baca blog dan pake YouTube, well singkatnya untuk menggunakan Internet? Katanya dia temukan versi lain dari lagu Indonesia Raya di “server Belanda,” padahal ini udah lama beredar di YouTube dan gue udah liat dari dulu. Hadiah apaan, fakta basbang buat malu negara aja punya masyarakat dan media massa yang mau dibodoh2in.
Filed under: id/General
Ini kata2 yang sama antara bahasa Indonesia dan bahasa Tagalog.
Indonesia Tagalog
minum inum
gunting gunting
nangka nangka/langka
kambing kambing
balik balik
dinding dinding
kanan kanan
sayang sayang
mahal mahal
murah murah
takut takut
aku ako
simpan simpan
Filed under: id/General
Kemarin ketemu relasi perusahaan India di kantor mereka Tokyo. Kantor pusat dan beberapa cabangnya ada di India. Salah satu nya di Mumbai. Katanya dulu namanya Bombay, tapi ini nama buatan (atau pilihan) Inggris waktu menjajah India, jadi sekarang dikembalikan ke nama aslinya Mumbai. Demikian juga Madras yang nama buatan Inggris dikembalikan ke Chennai nama aslinya. Udah pernah dengar sih rasanya, cuma baru kali ini dengar langsung dari orang India.
Terlepas dari kontroversi mengenai penggantian nama ini, kalo gitu bawang bombay harus ganti nama dong jadi bawang mumbai?
Filed under: id/General
Baca kutipan dari Jawa Pos dibawah ini (terutama bagian yang berhuruf tebal). Sdr. Roy sang pakar ini perlu belajar dulu dari buku2 teori dasar telematika sebelum komentar di media masa. Tidak perlu saya ulangi lagi penjelasan yang sudah ditulis oleh misalnya Priyadi. Sangat diragukan sang pakar ini tahu konsep dari DNS di internet. Sayangnya, ini juga menunjukkan kebodohan masyarakat Indonesia yang sampai sekarang masih menerima orang seperti ini disebut pakar.
Pakar telematika Roy Suryo menjelaskan, jaringan internet sejak dibangun pada 1999 memiliki bentuk menyerupai jaring laba-laba dengan garis tipis dan tebal. “Jaringan tebal dan besar itulah (backbone, Red) yang terkena gempa di Taiwan,” katanya. Akibatnya, rute dari Indonesia ke mancanegara terganggu.
Karena jaringan terbuat dari fiber optic dan berada di kedalaman laut, memperbaikinya tentu tidak mudah. “Saya tidak bisa memperkirakan, tapi bisa jadi minimal akan memakan waktu lima bulan,” ujarnya. Sebab, jaringan kabel laut itu sudah robek akibat gempa dan tsunami di Taiwan. Padahal, jaringan tersebut melingkupi kawasan Asia.
Menurut dia, alternatif yang bisa dilakukan adalah melakukan back up satelit dengan meningkatkan kapasitas rute. “Tapi, dampaknya, orang berinternet akan membayar lebih mahal,” jelasnya.
Alternatif lain adalah membuat sambungan jaringan bawah laut baru melalui Hongkong, Amerika Serikat, atau Australia. “Ini juga rentan terjadi peristiwa serupa,” tambahnya. Apalagi, pemindahan sambungan via satelit -baik ke Hongkong maupun Singapura- juga tidak mudah karena melalui fiber optic yang berada di pusat gempa.
Roy berpendapat, peristiwa yang menghebohkan dunia maya itu bisa menjadi pelajaran berharga agar kita tidak terlalu bergantung pada pihak luar dalam hal infrastruktur. “Kita sudah terbiasa dengan gratisan, ya begini risikonya,” jelasnya.
Dengan kejadian itu, seharusnya server nasional bisa terlecut untuk memberdayakan diri. “Terbukti kan yang pakai server nasional (.id, Red) seperti saya, komunikasi internet tidak terganggu,” katanya.
Filed under: id/General
Ini pesan di virus brontok yg katanya buatan org Indonesia:
BRONTOK.A [ By: H[REMOVED]Community ]
-- Hentikan kebobrokan di negeri ini --
1. Adili Koruptor, Penyelundup, Tukang Suap, Penjudi, & Bandar NARKOBA
( Send to "NUSAKAMBANGAN")
2. Stop Free Sex, Absorsi, & Prostitusi
3. Stop (pencemaran laut & sungai), pembakaran hutan & perburuan liar.
4. SAY NO TO DRUGS !!!
-- KIAMAT SUDAH DEKAT --
Terinspirasi oleh: Elang Brontok (Spizaetus Cirrhatus) yang hampir punah[ By: H[REMOVED]unity --
Orang Indonesia emang jagoan kalo soal omdo! Omong doang melulu. Gak heran jadi salah satu negara paling korup di dunia. Kenapa gak sekalian tulis aja “Pembuat virus inilah yang layak jadi presiden RI!” dan “Hari kiamat sudah dekat dan pembuat virus ini akan masuk surga”?!
Yang bobrok itu elu, tau!


